Wajah 3 Istri Otak Pembunuhan Suami Demi Berondong Muda, Oh Ternyata..

HandalNews Riau, Jakarta - Menjadi kaya dan sukses secara ekonomi tidak menjamin seorang suami aman dan meraih kasih sayang istri.

Apa yang terjadi sang tauke emas Nasruddin (44 tahun), bos pabrik wajan Budiyantoro (38 tahun), dan Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin adalah buktinya.

Mereka bertiga tak kekurangan kalau soal materi.

Mereka mampu memenuhi kebutuhan istri dan anak-anak mereka.

Namun, nyatanya istri mereka selingkuh dengan pria lain yang lebih muda dari mereka.

Dan tragisnya, mereka lantas dibunuh oleh selingkuhan istri mereka.

Ya, inilah tampang tiga istri mereka. Mereka adalah Zuraidah Hanum (42 tahun), istri Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin; Virgita Legina Hellu (25 tahun), istri tauke emas Nasruddin; dan Kusrini (30 tahun), istri bos pabrik wajan Budiyantoro.

Ada kesamaan dalam hal usia selingkuhan mereka. Ketiganya lebih muda dari suami yang mereka bunuh.

Bahkan, untuk kasus Kusrini, selingkuhannya bahkan 8 tahun lebih muda dari usianya. Dia adalah Nur Kholis, 22 tahun.

Untuk selingkuhan Zuraidah Hanum, yakni Jefry Pratama (42 tahun), seusia dengannya, namun jauh lebih muda dari suaminya, Jamaluddin, yang saat dibunuh berusia 55 tahun.

Sedangkan selingkuhan Virgita Legina Hellu, yakni M, belum diketahui nama lengkap dan usianya.

Namun dari penampilannya dalam foto-fotonya di media sosial, terlihat bahwa pria tersebut jelas lebih muda dari Nasruddin.

Seperti diketahui, Nasruddin dibunuh oleh M di sekitar Holtekam, di Jalan Hanurata, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (28/6/2021).

Saat itu Nasruddin mengendarai mobil dalam perjalanan pulang bersama istrinya dari Jayapura menuju Arso, Kabupaten Keerom.

Dalam melancarkan aksinya, agar tidak tampak sebagai pembunuhan terencana, M dibantu tiga rekannya bermodus merampok Nasruddin.

Setelah nyawa suaminya dihabisi, Virgita terlihat menangis histeris dan meminta pertolongan warga.

Adapun Budiyantoro, sang bos pabrik wajan, dibunuh saat sedang asyik bersenggama dengan istrinya, Kusrini.

Saat itulah Nur Kholis menjerat leher Budiyantoro dengan kawat dari belakang.

Budiyantoro mencoba memberontak, namun mulutnya kemudian disumpal oleh Kusrini agar cepat mati. ***

Komentar Via Facebook :